Bulughulmaram : Nikah : Hadis-hadis nikah Bahagian 2

Salam, post ini mengandungi video pengajian Kitab Bulughulmaram Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 2.

Video Bulughulmaram Hadis-hadis nikah Bahagian 2

Bagi pengguna desktop, video akan terus ke hadis yang dimaksudkan. Bagi pengguna mobile, video akan dimainkan dari mula.
Video hadis mula pada 00:56:55



Senarai hadis Bulughulmaram : Nikah : Hadis-hadis nikah Bahagian 2

Memilih isteri yang subur dan besar rasa cintanya kepada suaminya

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنْهُ قَالَ : ( كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَأْمُرُ بِالْبَاءَةِ , وَيَنْهَى عَنِ التَّبَتُّلِ نَهْيًا شَدِيدًا , وَيَقُولُ : تَزَوَّجُوا اَلْوَدُودَ اَلْوَلُودَ إِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ اَلْأَنْبِيَاءَ يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ , وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari Anas bin Malik pula, katanya: Dahulu Rasulullah SAW menyuruh kami untuk nikah dan melarang kami untuk membujang dengan larangan yang sangat keras dan baginda bersabda: “Nikahlah kamu sekalian dengan perempuan yang subur lagi sangat besar rasa cintanya kerana aku membanggakan kamu sekalian di hadapan para Nabi kelak pada hari kiamat.” Riwayat Ahmad

Hadis dalam bahasa Indonesia
Anas Ibn Malik Radliyallaahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang. Beliau bersabda: "Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang, sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga di hadapan para Nabi pada hari kiamat." Riwayat Imam Ahmad. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban.


Sama dengan hadis 996

Hadis dalam bahasa arab
وَلَهُ شَاهِدٌ : عِنْدَ أَبِي دَاوُدَ , وَالنَّسَائِيِّ , وَابْنِ حِبَّانَ أَيْضًا مِنْ حَدِيثِ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Hadis 996 mempunyai penguat di sisi Abu Dawud, Nasa'i dan Ibnu Hibban dari hadis Ma'qil Ibnu Yasar.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Hadits (996) itu mempunyai saksi menurut riwayat Abu Dawud, Nasa'i dan Ibnu Hibban dari hadits Ma'qil Ibnu Yasar.


Pilihlah perempuan yang beragama

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : ( تُنْكَحُ اَلْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ : لِمَالِهَا , وَلِحَسَبِهَا , وَلِجَمَالِهَا , وَلِدِينِهَا , فَاظْفَرْ بِذَاتِ اَلدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ مَعَ بَقِيَّةِ اَلسَّبْعَةِ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari Abu Hurairah, Nabi SAW, sabdanya: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, kerana hartanya, kerana keturunannya, kerana kecantikannya dan kerana agamanya, tetapi pilihlah perempuan yang beragama agar kedua tanganmu selamat." Riwayat Bukhari dan Muslim serta Tujuh Ahli Hadis lainnya.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia." Muttafaq Alaihi dan Imam Lima.


Nabi SAW mengucap selamat untuk seseorang yang melakukan pernikahan (doa untuk pengantin)

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنْهُ ; أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا رَفَّأَ إِنْسَانًا إِذَا تَزَوَّجَ قَالَ : ( بَارَكَ اَللَّهُ لَكَ , وَبَارَكَ عَلَيْكَ , وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ , وَالْأَرْبَعَةُ , وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ , وَابْنُ خُزَيْمَةَ , وَابْنُ حِبَّانَ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari Abu Hurairah pula: Sesungguhnya Nabi SAW dahulu apabila mengucapkan selamat atas diri seseorang yang telah melakukan pernikahan baginda bersabda: "Mudah-mudahan Allah memberi berkah kepadamu dan mudah-mudahan Allah kekalkan berkah itu atas diri kamu serta mengumpulkan kamu dalam kebaikan." Riwayat Ahmad dan Empat Ahli Hadis. Sahih menurut Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bila mendoakan seseorang yang nikah, beliau bersabda: "Semoga Allah memberkahimu dan menetapkan berkah atasmu, serta mengumpulkan engkau berdua dalam kebaikan." Riwayat Ahmad dan Imam Empat. Hadits shahih menurut Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban.


Ucapan tasyahud dalam pernikahan (khutbah nikah)

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ : ( عَلَّمَنَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم اَلتَّشَهُّدَ فِي اَلْحَاجَةِ : إِنَّ اَلْحَمْدَ لِلَّهِ , نَحْمَدُهُ , وَنَسْتَعِينُهُ , وَنَسْتَغْفِرُهُ , وَنَعُوذُ بِاَللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا , مَنْ يَهْدِهِ اَللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَيَقْرَأُ ثَلَاثَ آيَاتٍ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ , وَالْأَرْبَعَةُ , وَحَسَّنَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ , وَالْحَاكِمُ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari 'Abdullah bin Mas'ud katanya: Rasulullah telah mengajarkan kami ucapan tasyahud dalam pernikahan, iaitu “Sesungguhnya segala puji adalah milik Allah, kami memuji-Nya, kami meminta pertolongan danmeminta pengampunanNya dan kami berlindung kepada Allah dari nafsu-nafsu kami yang tidak baik. Barangsiapa diberi hidayah oleh Allah, maka tidak seorangpun dapat menyesatkannya dan barangsiapa disesatkan, maka tidak seorangpun dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi sesungguhnya Muhammad adalah hambaNya dan Rasul-Nya.” kemudian sesudah itu membaca tiga ayat Al Quran. Riwayat Ahmad dan Empat Ahli Hadis. Hadis hasan menurut Tirmidzi dan Hakim.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Abdullah Ibnu Mas'ud berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam mengajari kami khutbah pada suatu hajat: (artinya = Sesungguhnya segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, kami meminta pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kami. Barangsiapa mendapat hidayah Allah tak ada orang yang dapat menyesatkannya. Barangsiapa disesatkan Allah, tak ada yang kuasa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya) dan membaca tiga ayat. Riwayat Ahmad dan Imam Empat. Hadits hasan menurut Tirmidzi dan Hakim.

Mengenai Kitab Bulugh Al Maram

Bulughul Maram atau Bulugh al-Maram min Adillat al-Ahkam, disusun oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (773 H - 852 H). Hadis-hadis ini diriwayat oleh tujuh Imam dalam ilmu hadis iaitu Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzy, Nasa'i dan Ibnu Majah. Ibnu Hajar menggunakan istilah tertentu dalam penyebutan yang mengeluarkan hadits (mukharrij) yakni:
(Riwayat 7 imam Hadis) Rowahu as-Sab'ah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam dalam ilmu Hadits, yaitu Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzy, Nasa'i dan Ibnu Majah
(Riwayat 6 imam Hadis) Rowahu as-Sittah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Ahmad
(Riwayat 5 imam Hadis) Rowahu al-Khamsah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Bukhari-Muslim
(Riwayat 4 imam Hadis) Rowahu al-Arba'ah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Ahmad, Bukhari dan Muslim
(Riwayat 3 imam Hadis) Rowahu ats-Tsalitsah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Ahmad, Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah
(Riwayat 2 imam Hadis) Muttafaqun 'alaih untuk hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim.

Semoga bermanfaat. Segala yang baik daripada Allah dan kekurangan daripada diri saya sendiri. Sebarang maklumbalas sila hubungi email norazizahtrading@gmail.com

Rujukan:
1. Bulughul Maram Terjemahan Indonesia Alquran-sunnah.com
2. Terjemahan Bulughul Maram – Pedoman mencapai hajat
3. Youtube Official Ustadz Khalid Basalamah

Senarai post berkaitan Bulughulmaram

Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 1
Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 2
Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 3
Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 4