Bulughulmaram : Nikah : Hadis-hadis nikah Bahagian 3

Bulughulmaram : Nikah : Hadis-hadis nikah Bahagian 3 Salam, post ini mengandungi video pengajian Kitab Bulughulmaram Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 3.

Video Bulughulmaram Hadis-hadis nikah Bahagian 3

Bagi pengguna desktop, video akan terus ke hadis yang dimaksudkan. Bagi pengguna mobile, video akan dimainkan dari mula.
Video hadis mula pada 00:28:00



Senarai hadis Bulughulmaram : Nikah : Hadis-hadis nikah Bahagian 3

Melihat sesuatu yang menarik untuk dinikahi apabila melamar seorang perempuan

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( إِذَا خَطَبَ أَحَدُكُمُ الْمَرْأَةَ , فَإِنْ اِسْتَطَاعَ أَنْ يَنْظُرَ مِنْهَا مَا يَدْعُوهُ إِلَى نِكَاحِهَا , فَلْيَفْعَلْ ) رَوَاهُ أَحْمَدُ , وَأَبُو دَاوُدَ , وَرِجَالُهُ ثِقَاتٌ , وَصَحَّحَهُ اَلْحَاكِمُ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari Jabir, katanya: Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seseorang di antara kamu meminang seorang perempuan, maka jika ia sanggup hendaklah ia melihat perempuan itu tentang sesuatu yang menjadikan dirinya tertarik untuk menikahinya, maka hendaklah ia lakukan." Riwayat Ahmad dan Abu Dawud dengan perawi-perawi yang dapat dipercaya. Hadis sahih menurut Hakim.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Dari Jabir bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu melamar perempuan, jika ia bisa memandang darinya yang menarik untuk dinikahi, hendaknya ia lakukan." Riwayat Ahmad dan Abu Dawud dengan perawi-perawi yang dapat dipercaya. Hadits shahih menurut Hakim.


Hadis (1001) itu mempunyai saksi

Hadis dalam bahasa arab
وَلَهُ شَاهِدٌ : عِنْدَ اَلتِّرْمِذِيِّ , وَالنَّسَائِيِّ ; عَنِ الْمُغِيرَةِ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Hadis itu mempunyai saksi dari hadis riwayat Tirmidzi dan Nasa'i dari sahabat Mughirah.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Hadits itu mempunyai saksi dari hadits riwayat Tirmidzi dan Nasa'i dari al-Mughirah.


Sama dengan hadis 1001

Hadis dalam bahasa arab
وَعِنْدَ اِبْنِ مَاجَهْ , وَابْنِ حِبَّانَ : مِنْ حَدِيثِ مُحَمَّدِ بْنِ مَسْلَمَةَ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Begitu pula riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dari hadis Muhammad Ibnu Maslamah.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Begitu pula riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dari hadits Muhammad Ibnu Maslamah.


Lelaki boleh melihat perempuan yang hendak dijadikan isteri

Hadis dalam bahasa arab
وَلِمُسْلِمٍ : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه ( أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ لِرَجُلٍ تَزَوَّجَ اِمْرَأَةً : أَنَظَرْتَ إِلَيْهَا ? قَالَ : لَا . قَالَ : اِذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا )

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dan menurut Muslim dari Abu Hurairah, katanya: Sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda kepada seorang lelaki yang akan menikahi seorang perempuan: "Apakah engkau telah melihatnya?"Jawabnya: “Belum!” Sabdanya: "Pergilah dan lihatlah perempuan itu."

Hadis dalam bahasa Indonesia
Menurut riwayat Muslim dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam pernah bertanya kepada seseorang yang akan menikahi seorang wanita: "Apakah engkau telah melihatnya?" Ia menjawab: Belum. Beliau bersabda: "Pergi dan lihatlah dia."


Jangan meminang perempuan yang telah dipinang oleh orang lain

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ - رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ : قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( لَا يَخْطُبْ بَعْضُكُمْ عَلَى خِطْبَةِ أَخِيهِ , حَتَّى يَتْرُكَ اَلْخَاطِبُ قَبْلَهُ , أَوْ يَأْذَنَ لَهُ اَلْخَاطِبُ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ , وَاللَّفْظُ لِلْبُخَارِيِّ

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari Ibnu Umar katanya: Rasulullah SAW bersabda: "Seseorang di antara kamu tidak boleh meminang pinangan saudaranya sampai peminang sebelumnya itu meninggalkannya atau memberi izin kepadanya.” Riwayat Bukhari dan Muslim, tetapi matan hadis ini menurut Bukhari.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Dari Ibnu Umar Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Janganlah seseorang di antara kamu melamar seseorang yang sedang dilamar saudaranya, hingga pelamar pertama meninggalkan atau mengizinkannya." Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Bukhari.


Perempuan boleh melamar lelaki

Hadis dalam bahasa arab
وَعَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ اَلسَّاعِدِيِّ - رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا- قَالَ : ( جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى رَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَتْ : يَا رَسُولَ اَللَّهِ ! جِئْتُ أَهَبُ لَكَ نَفْسِي , فَنَظَرَ إِلَيْهَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَصَعَّدَ اَلنَّظَرَ فِيهَا , وَصَوَّبَهُ , ثُمَّ طَأْطَأَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَأْسَهُ , فَلَمَّا رَأَتْ اَلْمَرْأَةُ أَنَّهُ لَمْ يَقْضِ فِيهَا شَيْئًا جَلَسَتْ , فَقَامَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِهِ. فَقَالَ : يَا رَسُولَ اَللَّهِ ! إِنْ لَمْ يَكُنْ لَكَ بِهَا حَاجَةٌ فَزَوِّجْنِيهَا. قَالَ : فَهَلْ عِنْدكَ مِنْ شَيْءٍ ? فَقَالَ : لَا , وَاَللَّهِ يَا رَسُولَ اَللَّهِ. فَقَالَ : اِذْهَبْ إِلَى أَهْلِكَ , فَانْظُرْ هَلْ تَجِدُ شَيْئًا ? فَذَهَبَ , ثُمَّ رَجَعَ ? فَقَالَ : لَا , وَاَللَّهِ يَا رَسُولَ اَللَّهِ، مَا وَجَدْتُ شَيْئًا. فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم انْظُرْ وَلَوْ خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ، فَذَهَبَ، ثُمَّ رَجَعَ. فَقَالَ : لَا وَاَللَّهِ , يَا رَسُولَ اَللَّهِ , وَلَا خَاتَمًا مِنْ حَدِيدٍ , وَلَكِنْ هَذَا إِزَارِي - قَالَ سَهْلٌ : مَالُهُ رِدَاءٌ - فَلَهَا نِصْفُهُ. فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا تَصْنَعُ بِإِزَارِكَ ? إِنْ لَبِسْتَهُ لَمْ يَكُنْ عَلَيْهَا مِنْهُ شَيْءٌ، وَإِنْ لَبِسَتْهُ لَمْ يَكُنْ عَلَيْكَ شَيْءٌ فَجَلَسَ اَلرَّجُلُ , وَحَتَّى إِذَا طَالَ مَجْلِسُهُ قَامَ ; فَرَآهُ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم مُوَلِّيًا , فَأَمَرَ بِهِ , فَدُعِيَ لَهُ , فَلَمَّا جَاءَ. قَالَ : مَاذَا مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ ? قَالَ : مَعِي سُورَةُ كَذَا , وَسُورَةُ كَذَا , عَدَّدَهَا فَقَالَ : تَقْرَؤُهُنَّ عَنْ ظَهْرِ قَلْبِكَ ? قَالَ : نَعَمْ , قَالَ : اِذْهَبْ , فَقَدَ مَلَّكْتُكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ , وَاللَّفْظُ لِمُسْلِمٍ وَفِي رِوَايَةٍ لَهُ : ( اِنْطَلِقْ , فَقَدْ زَوَّجْتُكَهَا , فَعَلِّمْهَا مِنَ الْقُرْآنِ ) وَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِيِّ : ( أَمْكَنَّاكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنَ الْقُرْآنِ )

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dari Sahl bin Sa'id As Sa'idi katanya: Telah datang seorang perempuan kepada Rasulullah SAW, lalu iaberkata: “Wahai Rasulullah, saya datang untuk memberikan diriku kepada tuan.” Lalu Rasulullah SAW melihat kepadanya, iaitu baginda memandangnya dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah. Kemudian Rasulullah menundukkan pandangannya, lalu perempuan itu menganggap bahawa Rasulullah tidak memutuskan apa-apa tentang dirinya. Kerana itu dia duduk, lalu berdirilah seorang dari antara sahabat baginda dan berkata: "Wahai Rasulullah, bila tuan tidak berhajat kepadanya, maka nikahkanlah saya kepadanya”. Lalu sabdanya: "Apakah engkau mempunyai sesuatu?" Ia menjawab: “Tidak! Demi Allah, wahai Rasulullah”. Sabdanya: "Pergilah kepada keluargamu dan lihat apakah engkau dapat memperoleh sesuatu daripadanya." Lalu ia pergi dan kembali, lalu berkata: “Tidak ada! Demi Allah, saya tidak mendapatkan apa-apa.” Lalu Rasulullah SAW bersabda: "Lihatlah, walaupun sebentuk cincin besi." Lalu ia pergi dan kembali dan berkata: “Tidak. Tidak ada demi Allah walaupun sebentuk cincin besi, tetapi yang ada adalah sehelai kain saya ini.” Sahl berkata: “Ia mempunyai selendang untuk bakal isterinya itu separuh.” Lalu Rasulullah SAW bersabda: "Apa yang engkau akan lakukan dengan kainmu itu? Kalau engkau memakainya, tentu perempuan itu tidak dapat memakainya dan kalau dia memakainya, tentu engkau tidak dapat memakainya.” Lalu lelaki itu duduk, sehingga telah beberapa lama dia duduk, dia berdiri lagi dan Rasulullah SAW lihat dia berpaling (pergi). Lalu Rasulullah menyuruh orang untuk memanggilnya. Lalu dipanggillah dia. Setelah dia datang baginda bersabda: "Apakah ada sebahagian dari Al Quran yang kamu hafal?” Ia menyebut beberapa surah. Kemudian Nabi bersabda: “Apakah engkau dapat membacanya di luar kepala?” Ia menjawab: “Dapat” Sabdanya: “Pergilah, sesungguhnya aku telah menikahkan dia kepadamu dengan (mas kahwin) ayat-ayat Al-Quran yang telah kamu hafal itu.” Riwayat Bukhari dan Muslim, tetapi matan hadis ini menurut Bukhari.

Hadis dalam bahasa Indonesia
Sahal Ibnu Sa'ad al-Sa'idy Radliyallaahu 'anhu berkata: Ada seorang wanita menemui Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam dan berkata: Wahai Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam, aku datang untuk menghibahkan diriku pada baginda. Lalu Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memandangnya dengan penuh perhatian, kemudian beliau menurunkan kepalanya. Ketika perempuan itu mengerti bahwa beliau tidak menghendakinya, ia duduk. Berdirilah seorang shahabat dan berkata: "Wahai Rasulullah, jika baginda tidak menginginkannya, nikahkanlah aku dengannya. Beliau bersabda: "Apakah engkau mempunyai sesuatu?" Dia menjawab: Demi Allah tidak, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: "Pergilah ke keluargamu, lalu lihatlah, apakah engkau mempunyai sesuatu." Ia pergi, kemudian kembali dan berkata: Demi Allah, tidak, aku tidak mempunyai sesuatu. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Carilah, walaupun hanya sebuah cincin dari besi." Ia pergi, kemudian kembali lagi dan berkata: Demi Allah tidak ada, wahai Rasulullah, walaupun hanya sebuah cincin dari besi, tetapi ini kainku -Sahal berkata: Ia mempunyai selendang -yang setengah untuknya (perempuan itu). Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Apa yang engkau akan lakukan dengan kainmu? Jika engkau memakainya, Ia tidak kebagian apa-apa dari kain itu dan jika ia memakainya, engkau tidak kebagian apa-apa." Lalu orang itu duduk. Setelah duduk lama, ia berdiri. Ketika Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melihatnya berpaling, beliau memerintah untuk memanggilnya. Setelah ia datang, beliau bertanya: "Apakah engkau mempunyai hafalan Qur'an?" Ia menjawab: Aku hafal surat ini dan itu. Beliau bertanya: "Apakah engkau menghafalnya di luar kepala?" Ia menjawab: Ya. Beliau bersabda: "Pergilah, aku telah berikan wanita itu padamu dengan hafalan Qur'an yang engkau miliki." Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim. Dalam suatu riwayat: Beliau bersabda padanya: "berangkatlah, aku telah nikahkan ia denganmu dan ajarilah ia al-Qur'an." Menurut riwayat Bukhari: "Aku serahkan ia kepadamu dengan (maskawin) al-Qur'an yang telah engkau hafal."


Mas kahwin dengan 20 ayat Al-Quran

Hadis dalam bahasa arab
وَلِأَبِي دَاوُدَ : عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : ( مَا تَحْفَظُ ? قَالَ : سُورَةَ اَلْبَقَرَةِ , وَاَلَّتِي تَلِيهَا. قَالَ : قُمْ فَعَلِّمْهَا عِشْرِينَ آيَةً )

Hadis dalam bahasa Malaysia
Dan menurut Abu Dawud, dari Abu Hurairah, katanya: Nabi bertanya: “Apakah yang kau hafal?” Ia menjawab: “Surah Al Baqarah dan surah berikutnya.” Kemudian Nabi bersabda: “Berdirilah! Ajarkanlah kepadanya dua puluh ayat”

Hadis dalam bahasa Indonesia
Menurut riwayat Abu Dawud dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu beliau bersabda: "Surat apa yang engkau hafal?". Ia menjawab: Surat al-Baqarah dan sesudahnya. Beliau bersabda: "Berdirilah dan ajarkanlah ia dua puluh ayat."

Mengenai Kitab Bulugh Al Maram

Bulughul Maram atau Bulugh al-Maram min Adillat al-Ahkam, disusun oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (773 H - 852 H). Hadis-hadis ini diriwayat oleh tujuh Imam dalam ilmu hadis iaitu Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzy, Nasa'i dan Ibnu Majah. Ibnu Hajar menggunakan istilah tertentu dalam penyebutan yang mengeluarkan hadits (mukharrij) yakni:
(Riwayat 7 imam Hadis) Rowahu as-Sab'ah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam dalam ilmu Hadits, yaitu Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzy, Nasa'i dan Ibnu Majah
(Riwayat 6 imam Hadis) Rowahu as-Sittah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Ahmad
(Riwayat 5 imam Hadis) Rowahu al-Khamsah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Bukhari-Muslim
(Riwayat 4 imam Hadis) Rowahu al-Arba'ah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Ahmad, Bukhari dan Muslim
(Riwayat 3 imam Hadis) Rowahu ats-Tsalitsah untuk hadits yang diriwayatkan oleh tujuh Imam selain Ahmad, Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah
(Riwayat 2 imam Hadis) Muttafaqun 'alaih untuk hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim.

Semoga bermanfaat. Segala yang baik daripada Allah dan kekurangan daripada diri saya sendiri. Sebarang maklumbalas sila hubungi email norazizahtrading@gmail.com

Rujukan:
1. Bulughul Maram Terjemahan Indonesia Alquran-sunnah.com
2. Terjemahan Bulughul Maram – Pedoman mencapai hajat
3. Youtube Official Ustadz Khalid Basalamah

Senarai post berkaitan Bulughulmaram

Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 1
Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 2
Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 3
Kitab Nikah Bab Hadis-hadis nikah Bahagian 4